Amankah Vaksin Untuk Seorang Lansia?

Vaksinasi lansia

Vaksinasi Covid19 dibutuhkan dan menjadi prioritas bagi lansia, karena pada orang yang sudah usia lanjut lebih rentan dan riskan terhadap infeksi virus Corona. Adanya penyakit penyerta atau yang biasa kita tau dengan istilah komorbid dan kondisi tubuh yang mulai melemah dan rentan membuat seorang lansia lebih sulit melawan infeksi, termasuk Covi19. Maka dari itu seorang lansia menjadi prioritas untuk menerima vaksin Covid19 menurut aturan pemerintah.

Keamanan vaksinasi

Sebelum melakukan vaksinasi kepada seorang lansia, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Faktor yang harus diperhatikan yaitu tekanan darah dan suhu, pada faktor suhu tubuh yaitu tubuh harus memiliki suhu 37,5 derajat celsius ke bawah dan tekanan darahnya tidak boleh lebih dari 180/110 mmHg sehingga seorang lansia baru diperbolehkan melakukan vaksinasi apabila sudah memenuhi faktor tersebut.

Setelahnya akan ada pertanyaan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan lansia calon penerima vaksinasi, yaitu terkait penyakit penyerta atau komorbid yang nantinya apabila seorang lansia memiliki penyakit bawaan seperti kanker, hipertensi, diabetes, gagal ginjal dan stroke tidak diperbolehkan untuk menerima vaksinasi Covid19 apabila penyakit tersebut belum terkontrol dan tidak dengan saran serta pantauan dokter karena dinilai sangat berisiko. Namun apabila penyakit komorbid pada seorang lansia tersebut sudah dapat dikontrol dan sudah mendapat saran dari dokter untuk vaksinasi, maka seorang lansia sudah diperbolehkan untuk melakukan vaksinasi dengan catatan kondisinya masih dipantau oleh seorang dokter.

Efek samping vaksin pada lansia

Efek samping yang paling banyak dialami oleh seorang lansia sesudah melakukan vaksinasi adalah nyeri di area tubuh yang disuntik dan mengalami iritasi di area tersebut. Efek samping lainnya yang terkadang muncul juga adalah demam, batuk ringan, rasa lelah, mual, nyeri, keram dan diare. Namun, efek samping tersebut hilang dalam 2 hari setelah divaksin. Disarankan oleh dokter dan Kemenkes RI apabila terdapat efek samping diatas dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan diberikan obat pereda seperti paracetamol dan lain-lain.

Secara garis besar vaksinasi pada lansia dapat disimpulkan aman dengan catatan melakukan kontrol dan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu ke dokter, efek samping yang ditimbulkan setelah vaksin pun masih dapat diterima oleh tubuh dan tidak menimbulkan efek yang berbahaya. Vaksinasi kepada lansia dapat dilakukan di sentra-sentra vaksinasi terdekat atau dapat melakukan pendaftaran vaksinasi di situs Covid19.go.id

Sumber:

Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Begini Aturan Vaksinasi COVID-19 untuk Lansia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Surat Edaran No. HK.02.02/II/368/2021: Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid Dan Penyintas Covid-19 Serta Sasaran Tunda.