Apa Itu Meningitis

Meningitis

Radang selaput otak atau yang biasa disebut dengan meningitis, adalah peradangan yang terjadi pada meningen, yaitu lapisan yang melindungi dan menyelimuti bagian otak serta saraf tulang belakang. Meningitis sulit dikenali apabila tidak melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut, karena gejala awal penyakit ini yang serupa dengan flu, seperti sakit kepala dan demam.

faktor yang menyebabkan seseorang berisiko terkena penyakit ini adalah lingkungan dan tempat tinggal dengan standar kebersihan yang buruk serta terjadinya kontak, atau dekat dengan seseorang yang mengidap penyakit infeksi saluran pernapasan. Risiko terjadinya penularan meningitis akan meningkat pada lingkungan yang padat, serta kotor dan tidak adanya kesadaran akan kebersihan lingkungan.

Gejala dan Penyebab Meningitis

Gejala yang dijumpai saat seseorang terkena meningitis biasanya adalah sakit kepala dan demam, gejala dengan kondisi leher terasa kaku serta nyeri pada area leher hingga menimbulkan demam hebat dapat terjadi apabila meningitis sudah dalam kondisi lanjut dan tidak diobati sedari awal.

Meningitis dapat terjadi akibat beberapa faktor, baik itu yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang membuat peradangan pada area selaput otak. Meningitis yang terjadi karena virus adalah jenis meningitis yang paling umum dijumpai dan tidak begitu serius, sehingga hanya menimbulkan efek demam dan sakit kepala hebat.

Meningitis yang terjadi karena bakteri, lebih jarang ditemui dan terjadi namun lebih serius dampaknya. Jika tidak cepat ditangani, radang jenis ini dapat menyebabkan kerusakan otak bahkan sampai kematian. Jadi, penting untuk melakukan pemeriksaan apabila memiliki gejala dari meningitis sehingga penanganan dan pengobatan dapat segera dilakukan.

Pengobatan Meningitis

Pengobatan meningitis atau radang selaput otak umumnya terdapat beberapa jenis tergantung penyebab radang tersebut, jadi pengobatan pada penyakit meningitis diberikan sesuai dengan penyebab dan etiologi. Meningitis yang sering ditemui pada umumnya bersifat self-limiting, maka diberikan terapi simtomatik dan cukup melakukan istirahat. Jika disebabkan oleh HSV, maka pengobatan akan diberikan selama 14 hari.

Kebanyakan kasus yang ditemui, para pasien yang berusia dewasa memerlukan pemulihan total tanpa perawatan tambahan lain. Namun, dapat ditemukan juga kasus komplikasi yang mungkin muncul pada beberapa pengidap meningitis, dimana pasien tersebut memiliki riwayat penyakit atau gangguan kesehatan lainnya. Pasien dengan kasus tersebut disarankan untuk kembali melakukan kontrol kepada dokter untuk menjalani pemeriksaan guna mencegah meningitis kembali kambuh.

Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar kita dapat mengetahui kondisi tubuh terkini, Homecare Indonesia menyediakan layanan Dokter Visit untuk pemeriksaan kesehatan. hanya dengan menggunakan handphone anda sudah bisa memesan layanan tersebut untuk saat ini.

Sumber:

Center for Disease Control and Prevention. Meningitis

Mayo Clinic. Diseases and Conditions. Meningitis.

NHS Choices UK. Health A-Z. Meningitis.