Apa Itu TBC? Dan Bagaimana Gejalanya?

Tuberkulosis

Mycobacterium tuberculosis adalah sebuah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal oleh orang banyak dengan sebutan TBC, Tuberkulosis adalah  sebuah penyakit menular yang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada area pernafasan dan paru-paru.

Tuberkulosis sendiri diketahui dapat menyerang organ tubuh manapun, akan tetapi yang paling sering ditemukan kasusnya dan paling umum adalah infeksi tuberkulosis pada paru-paru. Berdasarkan data yang dihimpun kasus penyakit TBC di Indonesia menjadi penyakit infeksi yang menyebabkan kematian kepada penderitanya.

TBC juga dikenal sebagai penyakit yang penularannya sangat cepat dan berbahaya. Penyebarannya cukup mudah dan cepat karena bisa melalui udara, dan bisa ditularkan melalui kontak dari benda yang digunakan oleh penderita TBC, seperti menggunakan alat makan dan minum bersamaan dengan penderita TBC.

Gejala Tuberkulosis

Seseorang yang menderita penyakit TBC biasanya diawali dengan nafsu makan menurun, demam dan berkeringat dingin pada malam hari, batuk berdarah, kurang berenergi dan selalu terasa lelah, rasa nyeri yang hebat di area dada, dan tubuh mengalami rasa sakit yang hebat. Gejala tersebut dapat dirasakan satu sampai tujuh hari setelah terjangkit penyakit TBC.

Beberapa orang yang mengidap penyakit TBC juga mengalami kondisi nyeri pada area tulang. Kondisi tersebut menandakan bahwa bakteri telah menyerang dan menginfeksi bagian tulang dari seseorang yang terkena penyakit TBC. Apabila gejala sudah sampai pada fase sakit di area tulang, perlu segera dilakukan pemeriksaan dan tindakan medis pada rumah sakit terdekat agar kondisi ini dapat segera ditangani dengan tepat dan tidak menimbulkan resiko.

Pengobatan Tuberkulosis

TBC dapat disembuhkan dengan cara pengobatan yang dilakukan secara benar dan tepat tentunya. Secara umum, pengobatan TBC dilakukan dengan cara memberikan beberapa jenis antibiotic kepada pasien TBC dengan dosis yang tepat, serta dalam jangka waktu tertentu pemberiannya.

Pencegahan terhadap penyakit TBC juga bisa dilakukan dengan menggunakan vaksin. Vaksin yang diberikan untuk mencegah TBC tersebut berjenis BCG (Bacillus Calmette-Guerin) dan vaksin jenis ini diberikan pada bayi-bayi yang belum berusia 2 bulan serta masuk dalam imunisasi dasar, vaksin ini bisa didapatkan di Rumah Sakit atau sentra vaksinasi seperti posyandu.

Jenis-jenis obat yang biasanya diberikan kepada pasien penderita TBC yaitu Ethanol, Isoniazid, Pyrazinamide dan Rifampicin. Obat yang diberikan kepada pasien TBC harus diminum hingga batas waktu yang ditentukan oleh Dokter. Hal ini dikarenakan meski kondisi sudah membaik, pasien TBC masih mungkin untuk menurun kondisi fisiknya.

Sumber:

ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK344404/

nhs.uk/conditions/tuberculosis-tb/symptoms/

World Health Organization. Newsroom. Tuberculosis.