Diabetes: Ini Olahraga yang Cocok Untuk Anda

Pengidap diabetes bisa mendapatkan banyak manfaat dari berolahraga, khususnya untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh dan juga mencapai atau menjaga berat badan ideal. Jika kamu adalah pasien diabetes, sangat penting untuk menyeimbangkan antara dosis insulin, makanan dan aktivitas olahraga yang akan kamu lakukan. Dengan memperhatikan itu semua, kamu bisa berolahraga dengan aman dan menyenangkan.

Pengidap Diabetes Aman Melakukan Olahraga

Pasien diabetes harus sangat memperhatikan kegiatan olahraga yang akan dilakukan serta bagaimana dampaknya bagi tubuh. Karena ternyata, bagi beberapa pasien diabetes olah raga justru bisa mengakibatkan kenaikan atau bahkan penurunan gula darah. Oleh karena itu sangat penting untuk kamu memeriksa gula darah sebelum, selama, dan setelah sesi olahraga.

Jika kadar gula darah Anda kurang dari 100 mg/dl sebelum memulai berolahraga, kamu bisa coba makan camilan berkarbohidrat kecil (sekitar 15 gram) seperti 1 buah pisang, 1 cangkir susu atau 2 lapis roti untuk meningkatkan gula darah, namun tetap menjaga kamu untuk terhindar dari risiko hipoglikemia.

Jika kadar gula darah kamu lebih dari 250 mg/dl atau cenderung tinggi sebelum memulai berolahraga, kamu bisa memeriksa darah atau urin kamu untuk mengetahui kadar keton. Jika kamu dites dan menjukkan hasil positif untuk keton, kamu harus menghindari aktivitas berat, tapi jika kamu menunjukkan hasil negatif keton dalam darah atau urin kamu dan kamu merasa sehat, kamu bisa tetap melanjutkan olah raga.

Ayo Waktunya Bergerak!

Manfaat berolah raga bagi pasien diabetes, seperti :

1. Membantu tubuh meningkatkan sensitivitas terhadap insulin.

2. Membantu menjaga tekanan darah, karena jika tekanan darah tinggi berarti kamu lebih berisiko mengalami komplikasi diabetes.

3. Membantu kamu menurunkan berat badan dan menjaga berat badan agar tetap ideal.

4. Melatih otot dan tulang agar menjadi lebih kuat.

5. Membantu pikiran anda serta tubuh anda melepaskan hormone endorphin yang terbukti mengurangi tingkat stres dan memperbaiki suasana hati.

6. Membantu orang dengan diabetes tipe 2 meningkatkan hba1c mereka. Penting untuk diingat bahwa selain rajin berolahraga, kamu juga harus menjaga pola makan, tidak merokok dan cukup tidur.

Contoh Olah Raga yang Cocok Untuk Pasien Diabetes

Jika kamu bingung harus mulai dari mana, beberapa contoh olah raga ini bisa kamu lakukan :

1. Berjalan

Kamu tidak butuh alat yang mahal atau harus mendaftar ke pelatih professional. Hanya dengan berjalan 30 menit seharinya, kamu bisa menurunkan tekanan darah, kadar HbA1c dan juga bisa menjaga berat badanmu.

2. Bersepeda

Biasanya pada pasien diabetes tipe 2 mempunyai keluhan neuropati diabetic, yaitu peradangan pada sendi yang bisa menyebabkan rasa nyeri. Dengan bersepeda, kamu bisa meminimalisir ketegangan pada persendianmu.

3. Berenang

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada lebih dari 100 pasien diabetes, berenang dapat menurunkan gula dalam darah, selain itu juga dapat memperbaiki kerja jantung, paru-paru dan dan juga ternyata bisa meredakan stress loh.

4. Angkat Beban

Selain anda bisa meningkatkan masa otot dan membakar kalori lebih banyak, angkat beban juga berpengaruh dalam menjaga gula darah pasien diabetes. Namun Sahabat HCI, sebelum memutuskan mengikuti olah raga ini, perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan juga pelatih olah raga agar tetap aman.

5. Pilates

Kamu bisa mengembangkan kekuatan, kelenturan dan keseimbangan badan kamu dengan pilates. Selain itu juga, ternyata pilates terbukti menjaga kestabilan gula darah bagi pasien diabetes tipe 2. Kamu bisa mendaftar sebagai anggota di gym atau kamu bisa mengikuti video pelatihan yang banyak di internet.

Perubahan Kecil Membuat Perbedaan Besar

Kalau kamu masih merasa berat untuk memulai atau merasa terbebani harus konsisten berolahraga, tanamkan dalam pikiranmu bahwa setiap perubahan sekecil apa pun, akan membuat perbedaan yang besar untuk bisa hidup normal berdampingan dengan diabetes. Contohnya, hanya dengan menurunkan berat badan dari 1 – 5 kg, kamu bisa terhindar dari resiko obesitas dan juga penyakit jantung.

Pilih olah raga yang kamu sukai, catat dan lihat sejauh mana kamu sudah berproses, itu akan membuat kamu tetap termotivasi. Kamu juga bisa mengajak pasangan atau keluarga untuk ikut berolahraga bersama agar olah raga menjadi lebih menyenangkan.

Lakukan Persiapan Sebelum Melakukan Olah Raga

Berikut adalah beberapa tips tambahan untuk menjaga gula darah tetap dalam batas aman jika kamu ingin berolahraga :

1. Selesaikan latihan kamu paling tidak 2 jam sebelum kamu akan tidur, hal ini untuk mencegah resiko hipoglikemia saat tidur.

2. Lakukan pemeriksaan gula darah sebelum dan sesudah setiap olah raga. Jika kamu berolahraga dengan durasi waktu yang lama, lakukan pemeriksaan gula darah kamu setiap 30 hingga 60 menit selama berolahraga.

3. Perhatikan kadar gula darah beberapa jam setelah berolahraga, jika terus turun selama setelah berolahraga mungkin kamu bisa terkena hipoglikemia.

4. Selalu sediakan cemilan untuk mencegah turunnya gula darah selama atau setelah latihan.

5. Pastikan kamu selalu terhidrasi selama berolah raga.

Tim HomeCare Indonesia dapat membantu kamu mengatur keseimbangan antara aktivitas olah raga, makanan yang dikonsumsi, dan penggunaan insulin. Bila sahabat HCI membutuhkan layanan perawat lansia, perawat home care, perawat caregiver, fisioterapi, terapis okupasi, dan terapis wicara berpengalaman dan profesional, bisa membuka website homecareindonesia.co.id atau menghubungi kami via WA/telp di 0817-882-273.

Jangan lupa juga untuk follow akun sosial media HomeCare Indonesia ya. Salam sehat dari HomeCare Indonesia!