Produk Anti-Aging, Apakah Bisa Digunakan Pada Lansia?

Bertambahnya usia

Ketika bertambahnya usia, kulit akan mengalami sebuah perubahan. Kulit mengalami penipisan serta kehilangan lemak, sehingga terlihat merenggang dan kendur.

Faktor usia bukanlah hal yang utama, ada beberapa faktor yang juga dapat mempengaruhi kulit merenggang dan kendur, seperti gaya hidup, kondisi fisik, pola konsumsi yang tidak sehat, dan merokok.

Paparan sinar matahari sebagai salah satu faktor penyumbang terbesar penyebab kulit berkerut, kulit kering, dan muncul bintik-bintik hitam penuaan (age spot).

Ada baiknya ketika hendak berpergian keluar rumah, selalu menghindari paparan sinar matahari langsung sehingga penuaan dini bisa diminimalisir dan dihidari.

Produk anti aging digunakan untuk orang dengan usia 40 keatas, apakah bisa memberikan manfaat?

Melihat dari fakta, belum ada sebuah penelitian yang dapat membuktikan bahwa penggunaan anti aging kepada seseorang yang berada pada fase usia 40-an keatas bisa menunda efek penuaan yang terjadi pada kulit.

Produk anti aging yang bisasanya digunakan seperti krim anti kerutan salah satu contohnya, memang dalam penggunaannya tidak langsung memberikan dampak untuk membuat kondisi kulit kembali seperti masa remaja, akan tetapi masih bisa memberikan efek untuk menyamarkan kerutannya terutama pada kerutan yang disebabkan oleh efek sinar matahari secara langsung.

Tidak ada kata terlambat untuk memulai menggunakan berbagai perawatan kulit di usia yang sudah lanjut. Namun, agar perawatan kulit ini berjalan efektif dan memiliki dampak yang baik terhadap kulit, ada baiknya memulai dengan rutin perawatan kulit yang sehat dengan anjuran pakar kasehatan kulit atau dokter spesialis kulit.

Tips perawatan kulit pada lansia

1. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi

Selain perawatan dari luar, kulit juga harus mendapatkan perawatan dari dalam, buah dan sayur merupakan bahan makanan yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi kulit.

Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran dapat membuat nutrisi pada kulit terpenuhi, alpukat, tomat dan wortel merupakan beberapa contoh buah dan sayur yang bagus untuk nutrisi kulit.

2. Gunakan pakaian yang dapat melindungi tubuh

Menggunakan pakaian yang menutupi bagian kulit yang sensitif dapat mengurangi resiko iritasi dan masalah kulit lainnya pada lansia. Menggunakan pakaian dengan menutupi seluruh lengan dan kaki pada saat keluar rumah sangat disarankan untuk lansia.

3. Kurangi waktu dibawah matahari lansgung

Tidak ada masalah jika seorang lansia ingin pergi keluar rumah dalam waktu yang lama ketika siang hari, tetapi cobalah untuk menghindar dari paparan sinar matahari langsung antara pukul 10 pagi sampai 2 siang. Pada waktu tersebut matahari sedang berada di puncaknya, carilah tempat teduh yang tidak terkena sinar matahari langsung secara terik.

4. Gunakan pelembab secara rutin

Kulit semakin kering dan mudah sensitif seiring bertambahnya usia seseorang, sehingga menyebabkan munculnya garis halus dan kerutan. Pelembab dapat menahan kulit kering, dan membuatnya tampak lebih muda dan halus. Gunakan pelembab untuk wajah, pelembab untuk bagian tubuh lainnya, dan juga lip balm jika diperlukan secara rutin untuk hasil yang terbaik.

5. Selalu gunakan tabir surya saat beraktifitas

Ketika melakukan aktivitas di dalam atau diluar ruangan, selalu gunakanlah tabir surya. Carilah tabir surya dengan kriteria SPF minimal 35. Pilih produk tabir surya yang bertuliskan “broad spectrum” pada label tabir surya tersebut. Produk dengan label seperti itu artinya dapat melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB.

Oleskan tabir surya ke bagian anggota tubuh yang kemungkinan besar terkena paparan sinar matahari, lakukan 15 hingga 30 menit sebelum pergi ke luar.

Sumber:

NIH, National Institute on Aging